Header Ads

Breaking News
recent

Inilah Pemegang Hak Siar Liga Inggris Musim 2013/2014

[caption id="attachment_829" align="alignright" width="384"]Tayangan terakhir Liga Inggris di MNCTV. (rokip) Tayangan terakhir Liga Inggris di MNCTV. (rokip)[/caption]

Tiga tahun lalu butuh waktu yang sangat mepet untuk mengetahui pemegang hak siar Liga Inggris di Indonesia. Bahkan, sempat ketinggalan laga perdana sebelum diketahui bahwa MNC Group resmi memiliki hak siarnya yang sudah berakhir musim 2012/2013.


Tak bisa dipungkiri, Barclays Premier League (BPL) masih menjadi konsumsi utama kebanyakan penikmat sepakbola di Indonesia. Hal itu pula yang mendorong sejumlah perusahaan media di negara ini berlomba-lomba untuk memiliki hak siarnya. Meski memiliki harga yang sangat fantastis, namun tidak menyurutkan sang pengelola televisi untuk mendapatkannya.


MP & Silva yang menjadi pemegang hak siar Liga Inggris saat ini menawarkan US$ 90 Juta untuk tiga musim ke depan. Padahal, ketika dimenangkan MNC Group tiga tahun lalu, ‘hanya’ sekitar US$ 39 Juta.


Hal inilah yang melatarbelakangi MNC Group yang membawahi RCTI, MNCTV dan Global TV serta tv berbayar Indovision, TopTV dan OkeVision enggan untuk kembali memilikinya. Cukup mengherankan memang, pemain baru bisa mengalahkan pionir pay tv di Indonesia.


Selain itu, perubahan terjadi pada televisi Free To Air (FTA). Mulai musim depan, SCTV dan Indosiar hanya akan menyiarkan dua pertandingan perpekan. Itu pun hanya level bawah saja. Praktis, mau tidak mau penikmat Liga Inggris harus berlangganan televisi berbayar.



Berikut pemegang hak siar Liga Inggris di Indonesia mulai musim depan.




[caption id="attachment_816" align="alignleft" width="384"]Promo Liga Inggris di Orange TV. (Orange TV) Promo Liga Inggris di Orange TV. (orangetv)[/caption]

1. Orange TV


Berdiri pada 2011 lalu, Orange TV langsung mendapatkan hak siar Liga Champions dan Liga Eropa 2012/2013 untuk televisi satelit berbayar. Mungkin, lantaran drastisnya lonjakan penjualan saat itu, Orange TV kembali mencoba mengadu nasib dengan membeli hak siar Liga Inggris. Tak tanggung-tanggung, pay tv yang dioperasikan PT Mega Media Indonesia ini memiliki hak siar platinum atau akan menayangkan 380 pertandingan siaran langsung BPL setiap musim hingga 2015/2016.


Orange TV juga berhak me-relay channel Premier League TV yang bermukim di satelit Intelsat 20. Namun, sebaiknya Orange TV menambah transpondernya. Pasalnya, saat menyiarkan UCL dan dan Liga UEFA musim lalu saja, kualitas audio dan video-nya sangat mengecewakan.


Sedikitnya Orange TV harus menambah lima channel lagi. Upaya dengan menimpa channel premium seperti musim lalu bukanlah solusi. Bahkan, cenderung merugikan konsumen. Tidak semuanya pelanggan Orange TV suka menonton sepakbola. Apalagi, Liga Inggris disiarkan di jam prime time dan week end.


Terbatasnya slot transporder Orange TV di jalur KU Band satelit Palapa D merupakan masalah tersendiri. Sehingga memunculkan isu bahwa grup Sinar Mas ini akan beralih ke jalur C Band. Ini tentu akan memakan modal yang sangat besar. Belum lagi keluhan konsumen yang sudah berlangganan.




[caption id="attachment_822" align="alignright" width="286"]Inilah penampakan dish Big TV. (Ocit) Inilah penampakan dish Big TV. (Ocit)[/caption]

2. Big TV dan First Media


Satu lagi pemain baru di dunia pay tv satelit yang akan menyiarkan Liga Inggris mulai musim depan, Big TV. Meski baru lahir, namun orang dibelakangnya bukanlah pemain baru. Pay TV yang dioperasikan PT Indonesia Media Televisi (IMTV) ini masih dimiliki PT LinkNet, anak perusahaan PT First Media Tbk yang sudah malang melintang di tv kabel berbayar. First Media sendiri musim lalu sudah menyiarkan Liga Inggris lewat jalur streaming di ESPN Player.


Untuk musim depan, keduanya mendapatkan paket Gold, yang akan menyiarkan empat pertandingan per pekan. Melalui pay tv ini, untuk pertama kalinya di Indonesia nantinya Liga Inggris ditayangkan dengan kualitas High Defenition (HD).


Big TV yang direncanakan beroperasi Juli mendatang melalui satelit JC Sat 13/4B KU Band ini ditujukan untuk segmen menengah ke bawah sehingga diharapkan harga untuk menikmati BPL bisa terjangkau.




[caption id="attachment_821" align="alignleft" width="384"]Promo Liga Inggris di NexMedia. (NexMedia) Promo Liga Inggris di NexMedia. (nexmedia)[/caption]

3. SCTV, Indosiar dan NexMedia


EMTK Group-lah satu-satunya pemegang hak siar BPL yang memiliki televisi Free To Air (FTA). Khusus NexMedia, sama dengan Orange TV yang memegang hak siar Platinum. Pay TV yang beroperasi lewat jalur teresterial ini akan menghadirkan BPL 380 pertandingan setiap musim hingga 2015/2016.


Sayangnya, SCTV dan Indosiar sebagai televisi FTA yang dimiliki perusahaan ini hanya memiliki hak siar Silver. Keduanya akan menayangkan dua pertandingan per pekan. Itu pun hanya pertandingan level menengah ke bawah.


Kedua channel ini diduga hanya "dimanfaatkan" untuk menghindari tuduhan monopoli seperti yang dialami Astro Nusantara beberapa tahun lalu. Saat itu, Astro pun menindaklanjutinya dengan memperbolehkan Lativi (sekarang tvOne) untuk menayangkan beberapa laga ‘menengah’.

Nah, bagi anda pecinta Liga Inggris, bersiap-siaplah berlangganan televisi berbayar untuk menyaksikan klub kesayangan anda berlaga.


ABDULLAH LATHIF MANJORANG

Follow me on Twitter : @pippoadhif

Me on GooglePlus : gplus.to/adhif

40 comments:

  1. alah....gk bisa lh nengok aksi 2 arsenal d tv....sangat menyedihkan bagi kaum insan yang ekonominya pas pasan

    ReplyDelete
  2. Menyedihkan buat liat chelsea berlaga

    ReplyDelete
  3. kenapa kox tdakd global tv,

    ReplyDelete
  4. dulu di jajah belanda dan jepang, sekarang di jajah bangsa sendiri
    #MIRIS

    ReplyDelete
  5. ahhhh hasem nyaho liga inggris teh paling di minati di indonesia teh

    ReplyDelete
  6. Semoga orange tv bangkrut..........sialan tuh tv

    ReplyDelete
  7. untung saya pasang orange tv dan astro jd bisa menikmati EPL terus dunkkk

    ReplyDelete
  8. yah,,mau gmn lagu mending nonyonnya di ps3,,aja deh fifa 2013..wkwkwkkw

    ReplyDelete
  9. sya sudk 3 thun langganan indovision apkh bisa sy menikmati kembali liga epl di indovision blas mas

    ReplyDelete
  10. Yeah! untungnya ane udh pake nexmedia.. jadi bisa nonton liga inggris deh!

    ReplyDelete
  11. dimana peran Pemerintah untuk bisa peduli pada masyarakat kelas menengah ke bawah,, yg dipikirin cuma perut'x sendiri.

    ReplyDelete
  12. Apakah skynindo HD 77 dapat menayangkan siaran langsung liga dunia.

    ReplyDelete
  13. waduh prah ni trus gimn dong kami nntn yang kaum bawahan ni klo hrus berbayar

    ReplyDelete
  14. ra maen blas.masak harus bayar....

    ReplyDelete
  15. Bagaimana cara berlangganan dengan big tv dan first media ?

    ReplyDelete
  16. Kalo yang first media itu nyiarin big match ga?

    ReplyDelete
  17. Wuihhh gokil Nexmedia! Ane udh pake sih ini.. besok mau tlp CS ah nanya gimana cara upgrade paket supaya bs nonton Liga Inggris

    ReplyDelete
  18. Kalo Bein Sport itu masuk di TV Cable apa ya ?

    ReplyDelete
  19. wihhh gak asik nih.
    harus nonton striming deh....hadeeh

    ReplyDelete
  20. Klo menrut saya,sungguh rugi indonesia,dlm arti gk ada yg bisa di jadikan inpsirasi lagi buat saya n mungkin sja buat anak2 regenerasi pemimpi yg pengen jadi bintang dalm kawasan menengah ke bawah.bagi yg mebaca mhon maap aja,mksd sya tentu anda tau.

    ReplyDelete
  21. menurut ane sih ya wajar ajalah, orang hak siarnya mahal, kalo ane sebagai mahasiswa yang juga anak kost sih untung ada nexmedia, soalnya bisa pasang di kostan gak pake ribet hihihi...abis kan gak pake parabola segala, dengan iming2 ibu kost ikutan nonton juga acara masak2 hahaha curhat jadinya...

    ReplyDelete
  22. Utk Orange TV ... sebaiknya tarif berlangganannya jangan sekaligus per tahun Rp 2.600.000,- nominal tsb saya kira cukup mahal ... paling tidak sama dgn tarif Indovision ... jika Orange TV ingin mencari pelanggan .....

    ReplyDelete
  23. ampunnnnn,sampai kapan kami yg dplosok ini bisa mnyaksikan siaran penting tampa harus diacak

    ReplyDelete
  24. matric mpe4 apa betul tidak dapat menyaksikan liga inggris. Biss key

    ReplyDelete
  25. apa betul mpex4 tidak dapat liga champion melalui biss key.

    ReplyDelete
  26. Mintak biss key liga inggris d indosiar

    ReplyDelete
  27. Mintak biss key liga inggris indosiar

    ReplyDelete
  28. Wow... Liga Inggris jaman sekarang sudah dipindahkan ke SCTV dan Indosiar, karena sahamnya sudah dibeli oleh EMTEK. O ya, jangan lupa berlangganan Nexmedia ya, soalnya kalau yang di TV kabel jumlah pertandingannya full kok.

    ReplyDelete
  29. Yang dahulu tayangan Liga Inggris pernah ditayangkan oleh MNCTV dan Global TV, koq sekarang dipindah ke SCTV dan Indosiar, soalnya di akhir musim 2012-2013 yang lalu di liga Premier Inggris Sir Alex Ferguson kan sudah pensiun

    ReplyDelete
  30. yang ada cuma lg linggis

    ReplyDelete
  31. indonesia otak nya memeng korupsi.masa untuk tontonan rakyat indonesia gak dapat liat bola..apa guna nya pemerintah...kalau mau suara baru di cari rakyat.otak korupsiii....

    ReplyDelete
  32. adakah tayangan bpl lewat parabola penggerak

    ReplyDelete
  33. jangankan liga inggris,isl aja di acak puarah banget wahai sang penguasa?

    ReplyDelete
  34. kenapa pemegang hak siar liga eropa dipegang oleh stasiun tv yg secara pelayanan masih jauh dari nilai kepuasan pemirsa

    ReplyDelete

Silahkan memberikan komentar secara sopan dan beretika.

Powered by Blogger.